Tebar Nasi Kotak Dan Santunan Rutin Untuk Para Dhuafa

Purwakarta – Alhamdulillah kegiatan rutin santunan dan bagi-bagi nasi kotak telah dilaksanakan sebulan sekali telah terlaksana dengan lancar pada hari jum’at ini 26 April 2019. Melalui Program ini Kami memfasilitasi para Dermawan yang secara rutin, Istiqomah membantu mereka yang kurang beruntung. Semoga setiap kegiatan yang kita lakukan menjadi amal sholeh bagi Kita semua.

Bagi kami membantu sesama adalah sebuah kebahagiaan, demikian pula yang diajarkan oleh Rsulullah Saw dalam sebuah hadist :

وَ مَنْ كَانَ فِى حَاجَةِ أَخِيْهِ كَانَ اللهُ فِى حَاجَتِهِ

             “Dan barangsiapa yang berusaha memenuhi kebutuhan saudaranya maka Allah juga akan berusaha memenuhi kebutuhannya”. [HR al-Bukhoriy: 2442, 6951, Muslim: 2580, Abu Dawud: 4893, at-Turmudziy: 1426 dan Ahmad: II/ 91. Berkata asy-Syaikh al-Albaniy: Shahih].

Bila kebutuhan Kita ingin dipenuhi oleh Allah maka jangan pernah ragu untuk membantu Saudara kita yang sedang membutuhkan.Selain itu dengan membantu akan membuat Kita semakin bersyukur dengan nikmat yang Allah berikan kepada Kita.

Kepada Para Sahabat yang ingin bergabung dalam gerakan “Menebar Sejuta Kebaikan” bersama Yayasan Senyum Mandiri. Kami sangat terbuka dan berbahagia. Karena semakin banyak orang yang punya kepedulian sosial maka akan semakin banyak orang yang terbantu dan merasakan Berkahnya.

Keutamaan Bagi Orang Yang Menyantuni Anak Yatim

Rasulullah Bersabda dalam sebuah hadist :

عَنْ سَهْلِ بَْنِ سَعْدٍ رضي الله عنه قَالَ : قَالَ رَسُولَ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم : أَنَا وَكَافِلُ الْيَتِيمِ فِى الْجَنَّةِ هكَذَ، وَأَشَارَ بِالسَّبَّابَةِ وَالْوُسطَى وَفَرَّجَ بَيْنَهُمَا شَيْئاً

Dari Sahl bin Sa’ad Radhiallahu ‘anhu dia berkata: Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Aku dan orang yang menanggung anak yatim (kedudukannya) di surga seperti ini”, kemudian beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengisyaratkan jari telunjuk dan jari tengah beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam, serta agak merenggangkan keduanya. [HR al-Bukhari no. 4998 dan 5659]

Mengapa Rasulullah begitu menaruh perhatian kepada Anak Yatim.? Bahkan bila Kita ingin bersama Rasulullah di Syurga. Maka Santunilah Anak Yatim.

Tidak ada seorangpun yang ingin kehilangan kedua Orang tuanya, Begitupun Kita. apalagi di masa kanak-kanak adalah masa dimana perhatian, kasih sayang begitu dibutuhkan dalam masa tumbuh kembangnya. Betapa sedihnya Seorang Anak ditinggal oleh Orang Tuanya dan menjadi Yatim atau Piatu.

Mereka membutuhkan pengganti Orang Tuanya yang telah tiada. Dengan kondisi demikian kita diperintahkan untuk berempati dan mampu menggantikan peran Orang Tuanya baik dari sisi Kasih sayang maupun dukungan Financial. Sehingga Mereka mampu Tumbuh dan berkembang sebagaimana Anak-anak lainnya yang masih memiliki kedua Orang Tua.

Untuk meneladani Rasulullah serta sebagai wujud perhatian kita terhadap Anak-Anak Yatim, Kami secara Istiqomah memfasilitasi para Donatur mengadakan kegatan Santunan dan Do’a bersama setiap hari Jum’at di kantor sekretariat Yayasan.

Dengan Program Santunan ini Kami berharap mampu menghadirkan senyum kebahagiaan dan mampu meringankan beban hidup mereka. Karena Kami tahu bagi Mereka menjalani hidup sebagai Anak Yatim sangat Tidak mudah.

Siapa yang Tidak Mau Menjadi Hafidz Al-Qur’an?

Salah satu Program peningkatan Kualitas keilmuan bagi Adik-adik Yatim binaan di bidang Agama, Yayasan Senyum Mandiri ( YSM ) bersama-sama para Dermawan memfasilitasi kegiatan Tahfidz Alqur’an yang di laksanakan rutin setiap pekan di Rumah Tahfidz Cahaya Qur’an, Purwakarta, Jawa barat.

Kegiatan ini dimaksudkan agar kedepan Adik-adik Yatim hafal dan menguasai Al-Qur’an sebagai pedoman didalam mengarungi kehidupan dan meraih masa depan yang gemilang. Kesuksesan mereka adalah tanggung jawab Kita semua. Sebagaimana Rasulullah yang begitu mencintai dan memperhatikan Anak-anak Yatim.

Program ini bisa berjalan atas dukungan dan Doa dari para Donatur yang terus Istiqomah dalam memberikan perhatian bagi Adik-adik Yatim Dhuafa, Semoga segala kontribusi yang telah diberikan kelak menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir hinggayaumil akhir. aamiin

Selain Ilmu agama, kedepan Anak-anak Yatim juga akan dibekali dengan Pelatihan dan keilmuan tentang enterpreneur, Sehingga mampu hidup secara mandiri. Bahkan kedepan juga bisa ikut membantu menyantuni Adik-adiknya.

Bantu keluarga Pak Suryadi untuk hidup layak

Bahagianya Pak Suryadi Saat Diberi Bantuan dari Senyum Mandiri Sabtu 16 Maret 2019 lalu, Tim Senyum Mandiri menyambangi kediaman Bapak Suryadi sekeluarga di Purwamekar RT 22/01 Koncara, Purwakarta.

Di rumah yang Pak Suryadi sendiri sebut sebagai “Gubuk Reot” itu, tinggal 8 orang. Bayangkan, dan perhatikan rumahnya? Di atas gubuk reot yang lebih tepat disebut sebagai saung berukuran 2×4 m. Di saung beralaskan tanah, dengan dinding grc dan sebagian lagi dari bilik lapuk. Di tempat yang mereka sebut “rumah”, tinggal lah Pak Suryadi sekeluarga.

Jalan ke lokasi melewati semak, jalan setapak

Bayangkan jika terjadi hujan besar disertai angin, kita semua pasti tak kan sanggup tinggal di sana. Meskipun demikian, Pak Suryadi begitu sabar dengan kondisi yang menimpanya. Kebakaran pada 2012 silam, telah melalap habis harta bendanya. Dan, begini lah kondisi Pak Suryadi sekarang.

Bantuan sembako Dhuafa

Dengan pekerjaan yang hanya buruh kasar/serabutan, dengan penghasilan +- Rp 40 ribu/hari, hal tersebut tak menjadikan dirinya putus asa. Pak Suryadi tegar. Dan, begitu bahagianya ia saat Senyum Mandiri datang ke sana dan membawa “Kado Kecil” amanah dari para dermawan berupa sejumlah paket kebutuhan pokok. Pak Suryadi tak henti-hentinya berucap syukur. Alhamdulillah.

Apakah tugas kita selesai? Ternyata belum. Masih ada PR besar. Bagaiman jika kita, saya, Anda dan sahabat Senyum Mandiri semua bahu-membahu. Bagaimana jika kita patungan? Untuk memberikan tempat kepada mereka yang setidaknya layak ditinggali?

Yukk kita tebar kebaikan sebanyak-banyaknya, pada akhirnya semua akan kembali kepada Kita.